MAKASSAR — Polsek Tamalate Polrestabes Makassar memperketat pengamanan di kawasan Universitas Negeri Makassar (UNM) Parangtambung, Jalan Mallengkeri Raya, Kelurahan Bontoduri, Kecamatan Tamalate, Makassar, Rabu (23/9/2026).
Penambahan pengamanan dilakukan menyusul insiden yang terjadi di lingkungan kampus pada Selasa (22/9/2026) malam. Langkah tersebut diambil untuk mencegah terjadinya bentrokan susulan antarmahasiswa sekaligus menjaga aktivitas di sekitar kampus tetap aman.
Kapolsek Tamalate Kompol Muhammad Idris mengatakan, personel langsung ditempatkan di sejumlah titik sekitar kampus setelah menerima informasi terkait kejadian tersebut.
“Benar, kami langsung melakukan pengamanan dengan menempatkan personel di sekitar kampus untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bentrokan susulan,” kata Muhammad Idris, Rabu (23/9/2026).
Selain melakukan penjagaan, polisi juga berkoordinasi dengan pihak kampus dan petugas keamanan internal. Koordinasi tersebut dilakukan sebagai upaya bersama untuk mencegah munculnya gangguan keamanan kembali.
“Kami juga berkoordinasi dengan pihak kampus dan security internal agar situasi tetap kondusif dan kejadian serupa tidak kembali terjadi,” ujarnya.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, insiden sebelumnya diduga berawal dari pembakaran satu unit sepeda motor merek Suzuki yang terparkir di area Fakultas Teknik UNM Parangtambung.
Dalam penanganan awal, personel Polsek Tamalate mengamankan seorang pria berinisial M.A.M. yang diduga memiliki keterkaitan dengan peristiwa tersebut. Polisi juga mengamankan satu unit sepeda motor merek Suzuki sebagai barang bukti untuk mendukung proses penyelidikan dan penyidikan.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, insiden itu mengakibatkan kerusakan pada salah satu fasilitas kampus, yakni pagar Fakultas Seni.
Muhammad Idris menegaskan, personel kepolisian masih melakukan pengamanan di sekitar kawasan kampus guna mencegah terjadinya aksi lanjutan. Kehadiran aparat juga diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, serta masyarakat di sekitar kampus.
Polisi mengimbau seluruh pihak agar tidak mudah terprovokasi dan menahan diri.
“Kami mengimbau seluruh pihak untuk tetap menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu bentrokan kembali. Mari bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.










