MAKASSAR — Ketua RW 11 Blok 10 Perumnas Antang, Supriadi, mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) yang melakukan normalisasi drainase di wilayah tersebut. Upaya ini dinilai sebagai langkah positif dalam mengurangi potensi banjir yang selama ini kerap melanda kawasan tersebut.
Menurut Supriadi, Blok 10 Perumnas Antang merupakan salah satu wilayah yang hampir setiap tahun terdampak banjir, terutama saat curah hujan tinggi. Karena itu, pengerjaan normalisasi drainase sangat dinantikan oleh warga.
“Kami sangat mengapresiasi Dinas PU Kota Makassar yang telah melakukan normalisasi drainase di Blok 10. Ini menjadi langkah penting untuk mengurangi genangan air dan banjir yang selama ini menjadi masalah tahunan di wilayah kami,” ujar Supriadi, Rabu (11/3/2026).
Ia menjelaskan, sebelumnya aliran drainase di beberapa titik mengalami pendangkalan dan penyumbatan sehingga air hujan sulit mengalir dengan lancar. Kondisi tersebut menyebabkan air mudah meluap ke permukiman warga saat hujan deras.
Dengan adanya normalisasi berupa pengerukan dan pembersihan saluran air, diharapkan aliran drainase dapat kembali berfungsi optimal. Warga pun berharap upaya ini bisa menjadi solusi awal dalam mengatasi persoalan banjir yang kerap terjadi.
Supriadi juga berharap agar pemerintah tetap melakukan pemantauan serta perawatan drainase secara berkala agar fungsi saluran air tetap terjaga.
“Harapan kami, selain normalisasi ini, juga ada perawatan rutin agar drainase tidak kembali dangkal atau tersumbat. Dengan begitu, dampak banjir bisa semakin diminimalisir,” tambahnya.
Warga Blok 10 Perumnas Antang menyambut baik langkah pemerintah tersebut dan berharap penanganan infrastruktur drainase terus menjadi perhatian, mengingat kawasan tersebut merupakan daerah yang cukup padat penduduk dan rawan genangan air saat musim hujan.










