MAKASSAR – Pemerintah Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala, mulai melakukan pengerukan saluran air di Jalan Kecaping Blok 10 sebagai langkah antisipasi banjir saat musim hujan.
Sukri Abbas, Lurah Manggala, mengatakan pengerukan ini dilakukan untuk memperlancar aliran air dan meminimalisir potensi genangan, khususnya di titik-titik yang selama ini kerap terdampak banjir.
“Untuk di Jalan Kecaping saat ini sudah dilakukan pengerukan. Kami mengimbau kepada warga agar tetap waspada dan mengantisipasi terjadinya banjir, terutama di wilayah yang sering terdampak,” ujarnya.
Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari upaya preventif pemerintah kelurahan dalam mengurangi risiko banjir yang kerap terjadi saat intensitas hujan tinggi.
Selain pengerukan, pihak kelurahan juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan, khususnya tidak membuang sampah sembarangan ke dalam saluran drainase.
Ia menegaskan, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat sangat dibutuhkan agar upaya penanganan banjir dapat berjalan maksimal.
Warga juga diminta segera melapor jika menemukan saluran tersumbat atau kondisi yang berpotensi memicu genangan air.
Dengan adanya pengerukan ini, diharapkan aliran air di kawasan Jalan Kecaping dan sekitarnya dapat kembali normal serta risiko banjir bisa ditekan.
Upaya antisipasi banjir yang dilakukan Pemerintah Kelurahan Manggala mendapat apresiasi dari warga, khususnya di wilayah RW 11 Blok 10.
Langkah pengerukan drainase dinilai sebagai bentuk kepedulian nyata pemerintah dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem.
Ketua RW 11 Blok 10, Supriadi, menyampaikan apresiasi atas respons cepat Lurah Manggala dalam mengantisipasi banjir. Ia menilai langkah tersebut sangat tepat, mengingat di akhir Februari cuaca di Makassar diperkirakan cukup ekstrem berdasarkan rilis dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
“Terima kasih Pak Lurah Manggala atas perhatiannya terhadap warga Blok 10. Ini langkah antisipasi yang sangat kami apresiasi, apalagi dengan kondisi cuaca yang sedang tidak menentu,” ujarnya.
Hal senada juga diungkapkan Ketua RT 02 RW 11, Kamaruddin. Ia menegaskan bahwa pengerukan drainase merupakan salah satu tindakan konkret untuk meminimalisir risiko banjir yang selama ini kerap terjadi di wilayah Blok 10, terutama saat intensitas hujan tinggi.
“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Lurah Manggala atas atensinya kepada warga terdampak, khususnya di RT 02. Pengerukan ini sangat membantu dalam mengurangi potensi genangan,” paparnya.
Warga berharap langkah preventif seperti ini terus dilakukan secara berkala, sehingga dampak banjir dapat ditekan dan kenyamanan masyarakat tetap terjaga di tengah ancaman cuaca ekstrem.










